Perbedaan Antara Shutdown, Sleep dan Hibernate di Windows

Istilah seperti Shutdown, sleep dan hibernate pastinya pengguna Windows sudah mengetahuinya. Ketiganya sering kamu gunakan untuk mematikan PC desktop atau laptop Windows, atau ketika kamu meninggalkan komputer kamu. Semuanya hal itu merupakan mode dari power management untuk mengurangi konsumsi daya listrik ketika kamu pergi sebentar ataupun lama. Yang sering menjadi pertanyaan adalah apa perbedaan antara shutdown, sleep dan hibernate.

Apa Perbedaan Antara Shutdown, Sleep dan Hibernate di Windows?

Shutdown

Shutdown merupakan proses untuk mematikan komputer Windows dalam keadaan benar-benar mati dengan memutus aliran daya ke komputer. Semua service dan aplikasi yang berjalan akan dihentikan dan ditutup dan juga sistem operasi dimatikan. Jadi ketika kita kembali menyalakan komputer, maka sistem akan me-load semua settings dan services, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama.

Sleep

Dengan mode Sleep (pada versi Windows sebelumnya dikenal dengan Standby), maka komputer akan masuk kedalam mode low power. Power supply menghentikan suplai ke semua komponen, kecuali RAM. RAM tetap mendapatkan daya yang cukup untuk mengatur data. Karena state terakhir dari komputer disimpan dalam RAM. Ketika kita membangunkan komputer, semua aplikasi dan service yang sebelumnya di Sleep akan kembali berjalan normal seperti sebelumnya.

Hibernation

Pada mode ini, power dihentikan untuk dialirkan ke komputer. Jadi apa bedanya dengan Shutdown? Pada mode Hibernation, state terakhir dari sistem ditransfer ke dalam hard disk sebelum suplai power dihentikan. Ketika komputer dinyalakan kembali sistem operasi akan berjalan sesuai dengan state terakhir. Bedanya dengan Sleep, pada mode Hibernation ketika komputer kembali dinyalakan waktu yang dibutuhkan lebih lama, namun mode ini lebih hemat listrik dibandingkan dengan mode Sleep.

Hybrid Sleep

Mode Hybrid Sleep merupakan kombinasi dari mode Hibernation dan Sleep. State terakhir dari sistem disimpan pada hard disk, dan komputer masuk ke dalam mode low power. Keunggulan utama Hybrid Sleep dibandingkan dengan Sleep, ketika ada pemadaman listrik pada saat komputer di sleep, state sistem terakhir tetap aman karena disimpan di dalam hard disk.

Fast Startup

Mode Fast Startup ini memulai debutnya pada Windows 10, yang merupakan kombinasi dari Hibernation dan Shutdown. Sama seperti dengan Hibernation, state terakhir dari sistem disimpan pada hard dsik, tetapi yang disimpan hanya basic service, bukan aplikasi-aplikasi seperti Office, web browser, multimedia player dan aplikasi pihak ketiga lainnya. Komputer akan mati seperti Shutdown, tetapi ketika dihidupkan kembali komputer dapat dengan lebih cepat masuk ke sistem dibandingkan dengan normal boot.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan Windows Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.