Istilah – Istilah Dalam Dunia Web Hosting

web hosting

Apabila Anda sudah pernah terjun di dunia web hosting tentu Anda pernah menemukan banyak istilah-istilah dalam dunia web hosting. Apalagi yang punya jam terbang tinggi dan berkecimpung dalam dunia web hosting pastinya sudah mengerti tidak akan kaget lagi melihat istilah-istilah yang tidak biasa itu. Namun jika Anda tergolong orang-orang yang baru pertama kali menyewa atau belajar web hosting, cepat atau lambat akan melihat istilah-istilah berikut ini.

Internet Protocol
Lazimnya orang menyebutnya dengan IP Adress yang merupakan kependekan dari Internet Protocol. Fungsinya tidak lain sebagai nama dari suatu komputer yang terhubung ke jaringan. IP Adress terdiri dari sejumlah angka unik yang berbeda-beda antar satu dengan lainnya (Contoh: 192.168.254.68). Untuk saat ini versi IP Andress yang banyak dipakai adalah IPv4 dan IPv6.

Domain
Domain merupakan penamaan alamat website yang terbentuk dari IP Adress sebab alamat IP yang terdiri dari sejumlah angka terkesan sulit untuk diingat. Untuk memudahkannya maka diciptakan domain. Contoh: http://windowshostingindonesia.com

Uniform Resource Locator
Uniform Resource Locator atau disingkat dengan URL dipakai untuk mengidentifikasi suatu domain.

Server
Server merupakan perangkat keras yang pakai sebagai penyimpanan di internet. Server sebaiknya memiliki kualitas baik dan kinerja yang bagus sebab informasi yang disimpan di server akan diakses oleh komputer lain dari berbagai belahan dunia.

Active Server Page (ASP)
ASP merupakan suatu pemograman dibawah naungan Windows untuk menciptakan website yang lebih dinamis, ditulis dalam bentuk kode program.

Internet Service Provider
Adalah penyedia layanan internet. Di Indonesia, ISP dapat dicontoh seperti TELKOM yang menyediakan layanan internet seperti Telkom Speedy.

Bandwidth
Adalah besarnya jumlah data yang dikirimkan melalui jaringan internet. Banyak atau tidaknya Bandwidth bergantung pada besarnya jumlah konten yang dimiliki suatu website dan juga dipengaruhi oleh banyaknya trafik yang datang.

Common Gateway Interface
Bertujuan untuk menterjemahkan bentuk data dari server ke browser pengguna agar lebih mudah dipahami oleh pengguna internet.

Encrypted password
Merupakan fitur untuk menyamarkan password dari alfanumerik biasa menjadi simbol-simbol yang sulit untuk diperkirakan bentuk aslinya.

Flush DNS pada Windows

Flush DNS pada Windows

Flush DNS pada Windows
Flush DNS pada Windows

DNS atau Domain Name System adalah seuah sistem penyimpanan informasi yang berisikan nama host dan nama domain dalam bentuk basis data yang tersebar atau distributed database di dalam jaringan komputer. DNS juga menyediakan alamat IP untuk setiap host name dan mendata setiap server transmisi email yang menerima email tersebut untuk setiap domain.

Untuk para blogger ataupun pemilik website yang menggunakan nama domainnya sendiri, pasti pernah melakukan pergantian DNS domain. Pergantian DNS dilakukan pada suatu domain yang sudah expired ataupun ada perubahan tempat hosting, hingga DNS domain telah menggunakan DNS default dari registar.

Jika sebuah DNS sudah diubah dan dicobakan pada browser, tetapi hasil yang diharapkan dari pergantian DNS tidak memberikan efek perubahan pada website, bisa terjadi karena beberapa kemungkinan. Pertama, regristar yang lama menangani perubahan DNS tersebut dan bisa juga karena komputer masih menyimpan cache DNS domain yang lama.

Sebenarnya cache ini bisa hilang dalam beberapa menit atau beberapa jam setelah perubahan DNS dilakukan. Namun apabila perubahan tersebut belum terjadi selama 1×24 jam, maka kita bisa melakukan fush DNS.

Flush DNS adalah perintah untuk melakukan perubahan pada komputer yang sedang kita gunakan agar dapat menyesuaikan informasi perubahan yang terjadi pada suatu domain, NameServer, DNS, dan website.

Berikut cara menggunakan flush DNS pada windows.

  1. Langkah pertama untuk menggunakan flush DNS adalah buka Start Menu kemudian ketikan Command Prompt pada Search Box.
  2. Setelah Command Prompt terbuka, masukan perintah sebagai berikut: ipconfig /flushdns lalu tekan enter. Jika  muncul keterangan “Successfully flushed the DNS Resolver Cache”, maka dipastikan proses pergantian DNS kalian sudah berhasil dan Cachenya pun sudah berubah.
  3. Untuk memastikannya kalian dapat membuka browser dan lihat hasilnya.

Begitulah cara mudah menggunakan flush DNS pada Windows. Semoga bermanfaat.

 

Mengatasi Wait Database Pada SQL Server

SQL Server 2012
SQL Server 2012

Pernarkah kalian mengalami error pada saat proses pengintalan SQL Server. Pada artikel ini saya ingin berbagi pengalaman ketika saya mengalami error pada saat proses penginstalan SQL Server. Kebetulan versi yang saya gunakan adalah SQL Server 2012 R2. kronologinya adalah ketika saya ingin menginstal SQL Server pada komputer saya yang kebetulan jaringannya menggunakan Join Domain. semua berjalan lancar namun ketika proses instalasi sudah hampir selesai (detik-detik terakhir ) tiba-tiba muncul sebuah pesan singkat yang kurang lebih berisi seperti ini :

“The following error has occurred: Wait on the Database Engine recovery handle failed. Check the SQL Server error log for potential causes.”

Padahal proses instalasi yang sudah saya lakukan sudah sesuai prosedur, dan yang lebih menyakitkan proses penginstalannya sudah mau selesai. Karena naluri saya sebagai orang awam di dunia SQL Server, saya langsung memutuskan untuk menginstal ulang SQL Server tersebut. Namun hasil yang saya dapatkan sama saja. Jika kasusnya sudah seperti ini, kemmbali naluri saya sebagai user yang masih awam akan mencari solusinya di Google. Ternyata permasalahan yang saya alami, juga dialami banyak orang, dan jawaban atas permasalahan ini pun masih beragam. Jadi intinya masih belum ada jawaban yang pasti.

Kebetulan saya teringat pada teman saya yang sudah lama berkecimpung di dunia programming. Namun dengan hasil yang saya dapatkan di Google membuat saya agak ragu untuk bertanya, tapi jika tidak bertanya kan sesat dijalan, dan tidak ada salahnya jika kita bertanya. Setelah saya mencoba permasalahan saya kepada teman saya, ia pun mencoba Googling untuk mencari jawabannya. Hal yang sudah saya lakukan, namun berbeda dengan saya, ia mencoba menggabungan jawaban – jawaban tersebut dan kemudian menarik benang merahnya. Akhirnya setelah di utak – atik cukup lama, SQL Server di laptop saya sudah bisa digunakan. Teman saya pun menjelaskan panjang lebar atas permasalahan saya ini, dan kemudian saya ambil intinya seperti ini. Pada saat kita melakukan instalasi SQL Server, jika kita langsung meruning file setup-nya maka SQL Server akan membuat sebuah folder temporary untuk mengekstrak semua file yang dibutuhkan misalnya saja di drive C:

Nah ketika proses instalasi akan membaca file dari folder di atas ternyata folder tersebut terkunci alias access denied alias tidak dapat permision sehingga terjadilah error seperti diatas. inilah yang terjadi pada saya. untuk mengatasi masalah ini berikut solusinya.

  1. Ekstrak terlebih dahulu file instalasi SQL server ke folder yang bisa di akses oleh semua user, misalnya ke drive D:. untuk ekstrak bisa menggunakan software WinRAR atau WinZIP.
  2. Sebelum menginstal SQL Server pastikan kita sudah menginstal Windows Installer 4.5 dan Windows Power Shell 1.0. untuk Windows Installer 4.5 silahkan download di sini dan untuk Windows Power Shell bisa di download di sini. Sesuaikan dengan versi Windows yang kita pakai.
  3. Jalankan Instalasi SQL Server dari folder yang sudah kita ekstrak tadi dengan mengklik file setup.exe.

Dengan langkah-langkah di atas mudah-mudahan proses instalasi bisa berjalan dengan sempurna.

Presented By, Jakartawebhosting.com

jakartawebhosting.com
jakartawebhosting.com

Mengapa Harus Dedicated Server ?

jakartawebhosting.com
jakartawebhosting.com

Seperti yang kita ketahui penggunaan server untuk hosting banyak jenisnya. Ada vps, cloud, shared, dan dedicated server. Tentunya harga yang ditawarkan pun beragam – ragam. Dilihat dari sisi spesifikasinya pun akan berbeda. Penggunaan server untuk hosting ini beragam – ragam, mengikuti kebutuhan kita sebagai konsumennya. Mungkin jika kita hanya ingin mempunyai blog personal, kita bisa memanfaatkan shared, vps, atau cloud. Namun bagi kalian yang baru memulai dan berniat untuk memiliki jumlah visitor yang banyak, maka jangan pernah memilih shared hosting. Karena bisa dipastikan jika kalian memilih shared hosting dan kalian mempunyai target visitor dari ratusan sampai puluhan ribu visitor, maka dipastikan website anda akan mengalami trouble. Permasalahan yang muncul pun bisa beragam, load yang lambat, atau bahkan membuat website kalian down. Untuk menghindari hal ini kalian bisa mengakalinya dengan pengguna dedicated server. Menelisik dari harga, pastinya dedicated server akan memakan biaya yang tinggi namun sepadan dengan kegunaannya. Jika tujuan pembuatan website kalian adalah untuk berbisnis, maka dipastikan kalian membutuhkan resource yang tinggi sehingga dedicated server akan menjadi pilihan yang tepat. Memiliki dedicated server dapat menciptakan banyak manfaat untuk website kalian yang memiliki jumlah trafik tinggi yang konstan dengan beberapa keunggulan yang didapatkan, diantaranya :

Keleluasaan

Dengan dedicated server kita tidak akan berbagi dengan situs – situs lain. Ini berarti semua resource yang didapatkan dari 1 buah server fisik bisa kita manfaatkan sepenuhnya, sehingga tidak akan mengalami kegagalan load website.

Keamanan

Tentunya jika membahas masalah keamanan, dengan menggunakan dedicated server tidak akan ada situs lain yang memiliki hak akses ke server kita. Ini berarti kita dapat membuat firewall costum. Sehingga meminimalisi pembobolan sistem pada website kita, walaupun tidak bisa dipungkiri sehebat apapun kita menerapkan sistem keamanan pada website kita, pasti tetap akan ada celahnya.

Akses Administrasi

Jika kita menggunakan shared hosting maka kita tidak akan diberikan hak akses penuh, sehingga membatasi kita dalam penggunaan server tersebut. Berbeda dengan dedicated server, kita akan diberikan hak akses adminstrasi yang biasa dikenal dengan akses root. Yang berarti memungkinkan kita untuk mengatur penggunaan server dan pengaturan dalam konfigurasi dan keamanannya.

Dukungan teknis

Menggunakan dedicated server, akan menjadikan kita pelanggan yang masuk dalam kategori “Very Important Person”. Tentunya pihak pengelola hosting pun akan menservice kita dengan baik dan menjadikan kita prioritas utama. Ada baiknya jika kalian memilih pengelola hosting yang memberikan pelayanan 24 jam “yang benar – benar”, karena mereka akan siap membantu kalian kapanpun jika terjadi kegagalan atau trouble pada website.

Alamat IP Kita Sendiri

Yang terakhir dari keuntungan menggunakan dedicated server adalah kepemilikan IP sendiri. Berbeda dengan shared hosting yang harus berbagi IP. Hal ini akan merugikan kita apabila salah satu pengguna IP tersebut masuk kedalam daftar hitam spamming ataupun terkena DOS. Maka kita juga yang akan merasakan kesengsaraan tersebut.

Apakah jakarta web hosting mendukung hal itu semua ?

Yup kami jakarta web hosting sebagai web hosting expert di indonesia akan mensupport Anda sebagai pelanggan kami. Dengan komitmen pelayanan yang ramah dan handal selama 24 jam. Harga yang kami tawarkan pun bersaing dengan pengelola hosting lainnya di indonesia.

Presenting By Jakartawebhosting.com

jakartawebhosting.com
jakartawebhosting.com

Cara Aktivasi IIS di Windos 7

IIS

Microsoft sebagai salah satu vendor besar di bidang teknologi selalu menawarkan penyempurnaan untuk setiap produknya, agar dapat lebih mudah lagi dalam menggunakannya. Kita ambil contoh salah satu produk microsoft yang hampir digunakan oleh semua lapisan masyarakat adalah sistem operasi windows. Saat ini windows tengah memasarkan OS terbarunya yakni windows 10. Pengembangan dari windows 8 ini dikatakan akan lebih baik dari windows 8 itu sendiri, dengan tampilan yang kembali seperti windows 7 sebelumnya. Berbicara tentang windows 7, sudahkah kalian memanfaatkan windows 7 kalian secara maksimal. Pastinya belum banyak orang yang tahu setelah kita meingnstall OS Windows 7 ternyata masih ada fitur penting yang tidak aktif, salah satunya fitur seperti web server. Web server yang digunakan oleh windows adalah Internet Information Service (IIS). Lalu ada juga bahasa pemrograman yang dimiliki windows untuk membuat website yang dikenal sebagai ASP.NET. Pada windows 7 versi IIS yang digunakan adalah IIS 7.5 dan script yang digunakan IIS adalah script PHP. Untuk ASP.NET sendiri versi terbaru yang di keluarkan adalah ASP.NET 4 yang tentunya mengalami penambahan fitur dan mendukung Silverlight 4 dan HTML 5.

Untuk mempelajari ASP.NET dan Silverlight, kita harus mengaktifkan fitur web server atau IIS tersebut. Sekarang saatnya kita masuk kedalam tahapan mengaktifkan web server tersebut.

1. Buka Start – Control Panel – Programs – Tunr Windows Features on or off.

2. Ceklist Internet Information Services, kemudian OK.

3. Tunggu beberapa saat proses instalasi IIS. Kemudian ketikan Localhost pada web browser kita. Jika sudah sampai tahap ini berarti instalasi IIS kita sudah selesai. Default direktori web server tersebut terlaetak pada C:inetpubwwwroot. Setelah itu bagaimana mengubah default alamat local site Localhost sesuai dengan keinginan kita ?

4. Langkah ini adalah tahapan dimana kita mengubah default alamat local site Localhost kita. Buka file host dari C:WindowsSystem32driversetc (posisi default direktori)

5. Kemudian ganti permission dengan cara klik kanan – properties, pilih tab Security – pilih buttin edit – di group or user names, pilih account user anda, kemudian pada bagian Full Control centang Allow, kemudian Apply – OK.

6. Buka file host dengan menggunakan notepad. Setelah itu ganti Localhoost sesuai nama domain milik kita. Jangan lupa hapus tanda comment “#”. Langkah terakhir adalah lakukan pengetesan di web browser kita, masukan nama domain yang tadi kita gantikan sebagai Localhost dan lihat hasilnya.

Support Web Server Anda Dengan Layanan Web Hosting Kami
jakartawebhosting.com

Membuat VPS dari XAMPP di Windows

Virtual Private Server (VPS) atau dikenal juga dengan Virtual Dedicated Server (VDS) atau Virtual Server merupakan teknologi server side yang  memungkinkan sebuah mesin dengan kapasitas besar di bagi menjadi beberapa mesin virtual. Setiap mesin virtual ini memberikan layanan layaknya seperti sebuah server dedicated dengan beberapa batasan tertentu. Namun pembahasan kali ini bukan diperuntukan untuk menjelaskan kegunaan, kelebihan, kekurangan, atau perbandingan VPS dengan sistem hosting lainnya.

Jika kita mempunyai sebuah website, pastinya dibutuhkan suatu sistem yang disebut web hosting. Web hosting ini digunakan agar website kita dapat berjalan di browser dan dapat di buka oleh semua orang selama terindex di browser tersebut. Untuk para pemula yang baru saja menekuni dunia pembuatan website, pasti memerlukan sebuah hosting untuk mengetest apakah domain dan website mereka sudah dapat digunakam atau tidak.

Jika kita adalah pemula tersebut, kita tidak perlu bingung lagi untuk melakukan penge-test-an tersebut. Karena jika kita menggunakan Windows, kita dapat memanfaatkan fitur yang disediakan oleh XAMPP.

Secara default jika kita menginstall XAMPP, maka hostname yang dipergunakan adalah “localhost” yang bisa diakses menggunakan browser. Apache dalam XAMPP memiliki fitur Virtual Hosting yang memungkinkan Anda membuat banyak domain seperti halnya di mesin Web Hosting. Tidak hanya “localhost” yang bisa kita buat, tapi kita bisa juga menggunakan nama domain yang sudah kita miliki sendiri. Lalu bagaimana caranya ?

Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mengganti file host atau menambahkan nama domain baru di dalamnya, jika kita menggunakan Windows maka kita dapat menemukan file host ini dalam directory C:Windowssystem32driversetchosts. Pergunakan notepad untuk melakukan pengeditan file host ini. Jika file host sudah terbuka di notepad, maka akan muncul IP dan nama domain “Localhot” dan lainnya. Lalu tambahkan 127.0.0.1 lalu tekan tab dan ketik nama domain yang kita gunakan untuk website kita lalu save file host yang sudah diedit tersebut. Untuk mengetest apakah domain tadi sudah berfungsi, kita bisa membuka command prompt, kemudian masukan perintah ping pada domain kita. Jika hasil ping tersebut mengacu ke 127.0.0.1, maka sejauh ini tidak ada masalah yang kita temui.

Langkah berikutnya adalah buatlah folder untuk menyimpan semua file direktori domain yang kita akan pergunakan, misalkan nama domain saya adalah tosca, maka buatlah folder tosca di dalam folder htdocs yang berada di folder XAMPP. Berarti kita telah menyimpan folder tersebut di C:XAMPPhtdocstosca.

Langkah selanjutnya adalah mengedit konfigurasi vhost Apache. Lokasi file yang perlu kita edit adalah C:xamppapacheconfextrahttpd-vhosts.conf. Buka file tersebut, alangkah lebih baik bila Anda mempergunakan Advance Teks Editor seperti Notepad++. Kemudian perhatikan 2 setingan konfigurasi yang sudah ada, untuk memudahkannya kita copy saja salah satu konfigurasi tersebut dan pastekan di bawah code tersebut. Kemudian hapus semua tanda pagar yang berada di depannya lalu lakukan pengeditan sebagai berikut :

  <VirtualHost *:80>
                 ServerAdmin [email protected] 
                        DocumentRoot"C:/xampp/htdocs/tosca"
         ServerName'tosca.com
              ServerAlias'www.tosca.com
                        ErrorLog "logstosca.com-error.log"
                                 CustomLog "logstosca.com-acces.log" common 
</VirtualHost>

tahap terakhir adalah pengetesan, buka XAMPP control panel lalu hidupkan apache. Kemudian buka browser dan masukan url sesuai nama domain kita, jika berhasil maka dipastikan seluruh proses sudah berjalan dengan baik

Windows Hosting Lebih Baik dari Linux Hosting?

bagus mana web hosting linux atau windows hosting

Web hosting Windows dan Linux sesungguhnya hosting yang sama, keduanya membuat tugas anda menjadi mudah dalam mengelola website anda dengan cepat dan efektif. Tetapi perbedaan windows hosting dan linux hosting sangatlah mendasar. Faktanya, tidak ada yang lebih baik antara satu sama lain, karena keduanya memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.

Kapan saya membutuhkan hosting Linux?

Web hosting Linux merupakan cara yang tepat dari web hosting Windows jika anda mementingkan sebuah web hosting yang mengutamakan kemudahan, kemampuan dan dapat diandalkan. Semisal anda menjalankan sebuah situs toko online standard, atau blog, maka dengan menggunakan paket hosting Linux, anda tidak akan menjumpai masalah yang berarti.

Paket hosting Linux bisa juga menjadi pilihan yang lebih baik dari pada paket hosting windows jika anda memiliki budget yang sedikit, dan tidak sedang membutuhkan aplikasi berbasis Windows.

Kapan hosting Windows lebih baik daripada hosting Linux?

Benar jika kebanyakan orang bisa menggunakan paket web hosting Linux tanpa menjumpai masalah yang berarti. Tetapi biar bagaimanapun, beberapa orang membutuhkan kemampuan untuk menjalankan aplikasi web berbasis Windows pada server mereka, sehingga menjadikan paket web hosting Linux tidak mencukupi. Jika anda perlu menjalankan aplikasi Windows pada server, maka sebuah paket web hosting Windows adalah pilihan yang lebih baik.

Sebagai informasi, kelemahan server Windows adalah tempo update yang dilakukan bisa membutuhkan selang waktu yang cukup lama, karena anda harus menunggu Microsoft untuk merilis update terbaru pada softwarenya. Di lain pihak, semua bug dalam software Linux dapat diatasi hanya dalam semalam, karena Linux adalah software open source yang bisa dipatch dan diperbaiki oleh berbagai developer yang berkemauan.

Manakah yang paling sesuai untuk saya?

Jika anda masih mengalami masalah dalam menentukan manakah yang paling sesuai untuk anda, maka server Linux bisa jadi pilihan yang lebih baik untuk anda. Server Linux lebih user-friendly daripada web server Windows, yang membuatnya menjadi solusi yang ideal untuk webmaster pemula.

Kesimpulan

Dalam dunia web hosting, tidak ada keputusan yang benar dan keputusan yang salah, yang terjadi sebetulnya hanya sekedar misinformasi saja. Sebelum membuat suatu keputusan dalam bisnis online anda, akan lebih baik jika anda memastikan bahwa anda memiliki pengetahuan yang cukup mengenai yang akan anda tangani.